Posted: 03 Aug 2009 05:40 PM PDT
Pesawat DHC 6 Twin Otter milik maskapai penerbangan Merpati hilang kontak dalam penerbangan Jayapura-Oksibil. Pesawat itu mengangkut tiga awak dan 12 penumpang.
Direktur Utama Merpati, Bambang Bhakti, dalam jumpa pers di kantornya, Minggu 2 Agustus, mengatakan, pesawat hilang kontak sekitar 30 menit setelah lepas landas.
Pukul 10.15 WIT, pesawat PK NVC dengan nomor penerbangan MZ 9760 D itu lepas landas dari Bandara Sentani dari Bandara Sentani, Jayapura. Pesawat terbang dengan kondisi cuaca baik.
Pesawat terbang dengan berat beban 11.671 kilogram atau normal jika dibandingkan batas beban maksimal 12.000 kilogram. Pesawat pun memiliki bahan bakar cukup untuk terbang selama 2 jam 50 menit.
Sekitar pukul 10.45 WIT, awak pesawat masih melakukan kontak dengan petugas bandara. Saat itu posisi pesawat beradadi di 90 nautical mile. Namun, beberapa saat kemudian, kontak hilang.
Hingga pukul, 11.10 WIT, jadwal tiba pesawat di Bandara Oksibil, pesawat tak terdeteksi keberadaannya. Pesawat juga tak mengirimkan sinyal terjadinya benturan dengan benda keras atau air.
Dibantu tim SAR Brimob, pencarian pun dilakukan dengan menyisir sekitar titik terakhir pesawat terdeteksi. Kondisi geografis titik tersebut berupa deret pegunungan dan lembah. Namun, cuaca buruk menghentikan upaya pencarian. Lokasi pesawat belum terdeteksi. Pencarian dilanjutkan mulai pukul 06.00, Senin 3 Agustus, melalui jalur darat dan udara.
+-+Pemberitahuan+-+
Bila foto-foto di sini terlihat kurang bagus, silakan klik di siniatau klik gambar yang anda inginkan untuk melihat gambar langsung dari sumbernya.
Showing posts with label pesawat merpati. Show all posts
Showing posts with label pesawat merpati. Show all posts
Thursday, August 6, 2009
Kronologi Hilangnya Pesawat Merpati di Papua
Ini dari gugling.com, kutipannya sebagai berikut,
0
comments
Labels:
berita,
hilang,
kecelakaan,
pesawat merpati
Lima Pesawat Dikerahkan Untuk Cari Merpati
Ini dari gugling.com, kutipannya sebagai berikut,
Posted: 03 Aug 2009 05:39 PM PDT
Sempat terhalang cuaca buruk, pencarian pesawat Merpati Airlines jenis Twin Otter, dengan nomor penerbangan MZ 9760 yang hilang di Pegunungan Bintang, Papua, Minggu 2 Agustus 2009, hari ini dilanjutkan.
Komandan Lapangan Udara Jayapura, Kolonel Penerbang Suwandi Miharja yang juga ketua tim pencarian pesawat Merpati mengatakan hari ini pihaknya mengerahkan lima pesawat untuk melakukan pencarian.
Lima pesawat yang dikerahkan adalah pesawat Merpati jenis Twin Otter, pesawat milik AMA jenis Twin Otter, pesawat MAF jenis Twin Otter, pesawat milik TNI jenis Cassa, pesawat Jals jenis caravan .
“Yang baru berangkat pesawat AMA pada pukul 7.00 (WIT), empat lainnya menunggu cuaca baik,” kata Suwandi, Senin 3 Agustus 2009.
Titik pencarian, tambah dia, adalah 100 notikel mill dari Bandara Jayapura. Cuaca pagi ini kurang mendukung pencarian. Sebab, hujan deras mengguyur Bandara Sentani, Jayapura.
Hingga saat ini belum diketahui titik jatuhnya pesawat. Pesawat diperkirakan berada di Gunung Abipap dekat Oksibil, yang cuacanya kerap berubah.
Pesawat Merpati hilang kontak saat melakukan penerbangan dari bandara Sentani menuju Oksibil. Pesawat diperkiraran hilang di Gunung Obipap yang tingginya mencapai 13.000 meter.
Pesawat dengan kapten pilot Qaqriyanova dan kopilot Pramudya serta teknisi Engginer Supiadih, dan 12 penumpang, kemungkinan hilang kontak karena cuaca yang kerap berubah-ubah di wilayah Pegunungan Bintang. Posisi pesawat terakhir terdeteksi di 90 nautical mile, di atas kawasan pegunungan dan lembah.
Sebelumnya, Direktur Utama Merpati, Bambang Bhakti berharap kondisi awak pesawat dan penumpang baik-baik saja. Kata dia, masih ada harapan.
Sebab, sinyal pendeteksi kecelakaan pesawat yaitu ELT atau Emergency Locating Transmiter tidak menyala. Alat itu biasanya memberi sinyal jika pesawat membentur benda keras atau air.
0
comments
Labels:
berita,
duka,
hilang,
kecelakaan,
pesawat merpati
Inilah Kontak Terakhir Pilot Pesawat Nahas
Ini dari gugling.com, kutipannya sebagai berikut,
Posted: 03 Aug 2009 05:37 PM PDT
Meski penyisiran telah dilakukan, pesawat Merpati Airlines jenis Twin Otter, dengan nomor penerbangan MZ 9760 yang hilang di Pegunungan Bintang, Papua, Minggu 2 Agustus 2009, belum juga ditemukan.
pilot pesawat merpati
Menurut Menteri Perhubungan, Jusman Syafii Djamal, pilot Merpati, Kapten Qadrianova sempat berkomunikasi. “Sepuluh menit sebelum mendarat, pilot berkomunikasi dengan kapten pilot Cassa dari TNI AU,” kata Jusman di Gedung Dewan, Senayan, Jakarta, Senin 3 Agustus 2009.
Namun, tambah dia, dalam dialog tersebut tidak ada yang berkaitan dengan keadaan darurat. Lalu apa isi dialog itu? “Memberikan info tentang kondisi cuaca,” tambah Jusman.
Pesawat Merpati hilang kontak saat melakukan penerbangan dari bandara Sentani menuju Oksibil. Pesawat yang lepas landas sekitar pukul 10.15 WIT itu dijadwalkan tiba di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang sekitar pukul 11.10 WIT Minggu pagi.
Pesawat diperkirakan hilang di Gunung Obipap yang tingginya mencapai 13.000 meter.
Pesawat dengan kapten pilot Qaqriyanova dan kopilot Pramudya serta teknisi Engginer Supiadih, dan 12 penumpang, kemungkinan hilang kontak karena cuaca yang kerap berubah-ubah di wilayah Pegunungan Bintang. Posisi pesawat terakhir terdeteksi di 90 nautical mile, di atas kawasan pegunungan dan lembah.
Pesawat Merpati Nahas Akhirnya Ditemukan
Posted: 03 Aug 2009 05:36 PM PDT
Setelah tiga hari pencarian, lokasi pesawat Merpati Airlines jenis Twin Otter, dengan nomor penerbangan MZ 9760 yang hilang di Pegunungan Bintang, Papua, Minggu 2 Agustus 2009, akhirnya ditemukan.
Menurut Komandan Lapangan Udara Jayapura, Kolonel Penerbang Suwandi Miharja pesawat ditemukan di daerah Ampisibil, Pegunungan Bintang, Papua pagi ini. “Kapten Erik yang terbang dengan pesawat jenis Caravan melakukan pencarian tepat pukul 06.00 WIT, menemukan lokasi pesawat,” kata Suwandi, Selasa 4 Agustus 2009.
Ditambahkan dia, pesawat ditemukan di koordinat 04′42′25 Lintang Selatan (LS) 140′36′84 Bujur Timur (BT), sekitar 3 nautica mill dari Oksibil dengan ketinggian 9.300 kaki. “Yang terlihat ekor pesawatnya,” tambah Suwandi.
Saat ini, kata dia, pihaknya sudah mempersiapkan tim SAR ke lokasi jatuhnya pesawat, termasuk satu helikopter jenis Camoov untuk evakuasi. Bagaimana nasib penumpang? “Belum diketahui,” kata dia.
Pesawat Merpati hilang kontak saat melakukan penerbangan dari bandara Sentani menuju Oksibil. Pesawat yang lepas landas sekitar pukul 10.15 WIT itu dijadwalkan tiba di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang sekitar pukul 11.10 WIT Minggu pagi.
Pesawat dengan kapten pilot Qaqriyanova dan kopilot Pramudya serta teknisi Engginer Supiadih, dan 12 penumpang, kemungkinan hilang kontak karena cuaca yang kerap berubah-ubah di wilayah Pegunungan Bintang. Posisi pesawat terakhir terdeteksi di 90 nautical mile, di atas kawasan pegunungan dan lembah.
Berikut daftar penumpang pesawat yang dilansir Merpati:
Awak :
1. Kapten Qadrianova (Pilot)
2. Pramudya Purwoadi (Co Pilot)
3. Supiadih (Teknisi)
Penumpang :
1. Lauren (L)
2. Yustinus (L)
3. Nelvina (P)
4. Nutulo (bayi Nelvina)
5. Yohanes (L)
6. Basilius (L)
7. Martina (P)
8. Edy (L)
9. Oliver (bayi Martina)
10. Yanes (L)
11. Yacob (L)
12. Simio (L)
Nama penumpang yang dilaporkan warga :
1. Alidah Bidahana(P)
2. Melky Yor (bayi)
3. Demianus Kaladana (L)
4. Bernardus Lefki (L), beli tiket dari orang lain
5. Simayon
6. Kris Tekege
0
comments
Labels:
berita,
duka,
kecelakaan,
pesawat merpati,
tragis
Subscribe to:
Posts (Atom)
