+-+Pemberitahuan+-+

Bila foto-foto di sini terlihat kurang bagus, silakan klik di siniatau klik gambar yang anda inginkan untuk melihat gambar langsung dari sumbernya.

Thursday, October 1, 2009

Mengapa Orang Lain Mendengar Suara Kita Berbeda Dari Yang Kita Dengar Sendiri?

Ini dari gugling.com, kutipannya sebagai berikut,


Posted: 30 Sep 2009 07:03 AM PDT

Mungkin kita semua pernah mengalami kejadian ini. Kita mendengarkan rekaman suara kita ketika sedang berbicara dengan beberapa teman. Kita bersikeras itu bukan suara kita tapi semua orang yang lain setuju bahwa itu suara kita.

Menurut ahli terapi suara Dr. Mike D’Asaro, ada sebuah pola universal dari ‘penolakan’ seseorang terhadap suaranya sendiri. Apakah ada penjelasan medis terhadap hal itu?

Ada. Suara bermula dari pangkal tenggorokan, tempat getaran dihasilkan. Sebagian getaran disampaikan melalui udara – itulah yang didengarkan oleh teman-teman kita (dan alat perekam suara) ketika kita berbicara.

Sebagian getaran lainnya merambat melalui zat cair dan zat padat yang ada di dalam kepala kita. Bagian dalam dan tengah telinga kita adalah bagian berongga yang diselimuti oleh tulang terkeras dari tengkorak. Telinga bagian dalam berisi cairan, telinga bagian tengan berisi udara, dan keduanya saling menekan.


Pangkal tenggorokan juga dilapisi oleh lapisan-lapisan tipis penuh cairan. Suara yang merambat lewat udara berbeda dengan yang merambat melalui zat padat dan zat cair, dan perbedaan ini mempengaruhi untuk hampir semua perbedaan suara yang kita dengan di dalam rekaman.

Ketika kita berbicara, kita tidak hanya mendengarkan suara kita sendiri lewat telinga, tetapi juga melalui pendengaran internal, sebuah transmisi yang didominasi oleh cairan melalui sejumlah organ tubuh.

Jadi, ketika sebuah gitar listrik dimainkan, siapakah yang mendengar suara aslinya? Para penonton, sang gitaris, atau perekam suara di dalam gitar tersebut? Pertanyaan ini dapat menimbulkan perdebatan.

Pernahkah Anda bernyanyi di tempat karaoke? Suara yang kita dengar sedikit berbeda dengan yang keluar dari speaker. Perasaan Anda berkata: “Ini bukan suara saya, mirip tapi beda”.

Ada tiga jenis suara berbeda yang dibuat oleh sang gitaris, dan prinsipnya sama dengan prinsip suara manusia. Kita tidak dapat menyebutkan yang mana yang mendengar suara aslinya, yang dapat kita yakini hanyalah ketika objek tersebut mendengarkan suara yang berbeda.

Dr. Asaro menyebutkan bahwa kita mempunyai memori internal mengenai suara kita di dalam otak, dan memori ini lebih kaya daripada yang kita dengar dalam alat perekam suara.

Mendengarkan suara kita sendiri melalui alat perekam suara sama saja dengan mendengarkan siaran di radio yang transistornya sudah rusak, dapat dikenali namun bersifat tiruan.

Mengapa Mesin Mobil Yang Mati di Rel KA Sulit Menyala

Ini dari gugling.com, kutipannya sebagai berikut,
Kembali?

Posted: 30 Sep 2009 03:21 AM PDT

Sering terdengar berita mengenai kendaraan yang tiba-tiba macet diatas rel kereta api. Tentu saja tabrakan tak imbang akan terjadi dan hal tersebut akan membawa petaka besar bagi pengendara mobil.

Lalu, apa sebab banyak kasus mobil mendadak macet diatas jalur rel?
Jawabannya adalah timbulnya gesekan antara roda kereta dengan relnya, paling tidak itu penuturan Dr Ir. Djoko Sungkono, kepala Laboratorium Motor Bakar Teknik Mesin Institut Teknologi Surabaya (ITS), lebih lanjut Djoko menuturkan bahwa hal tersebut ada akibat impedansi yang ditimbulkan oleh pergesekan roda kereta api dan relnya.rel kereta api

Dan, impedansi itu yang cukup untuk mengakibatkan mesin mobil yang mati sulit menyala kembali. Kejadian itu terutama berpengaruh pada mobil atau kendaraan yang berbahan bakar bensin, meskipun kendaraan berbahan bakar solar juga ada yang terpengaruh.

”Pada kendaraan yang berbahan bakar bensin, starternya digerakkan oleh dinamo,” paparnya. Dari dinamo ini dihasilkan medan magnet yang selanjutnya menggerakkan mesin mobil. Djoko mengatakan, hal tersebut tidak jadi masalah bila mesin mobil tersebut tidak mati.

Namun bila mesin tersebut mati maka akan sulit untuk dihidupkan lagi. Medan impedansi tersebut tidak diperlukan jarak yang dekat untuk itu. Hal tersebut sudah mulai dapat berpengaruh ketika kereta api masih berjarak 1,5 km lokasi lintasan di mana kendaraan bermotor itu melintas rel.

Ada dua tips sederhana dalam menyikapi keadaan sepersekian detik yang “mengancam jiwa” tersebut, kalau menurut Ir.Djoko, tips yang pertama adalah bila kendaraan tiba tiba macet, segera keluar dan berusaha mendorong mobil keluar dari perlintasan ( itupun jika sempat, paling tidak kita sebagai manusia sudah berada di luar mobil dan terhitung aman dari petaka) mungkin pada kasus ini kita disuruh memilih, nyawa atau mobil.

Tips kedua adalah dengan membunyikan klakson sebisa mungkin pada saat mobil kita stuck di atas rel . Mengapa? karena medan listrik yang ada di atas rel kereta api sangatlah tinggi akibat gesekan dengan Kereta api dan mampu bertahan hingga 3 jam, mengapa klakson? karena klakson bisa memutuskan aliran listrik.

Walaupun begitu hanya Anda lah yang mampu memtuskan apa yang akan Anda lakukan bila Anda tepat berada pada situasi seperti itu. Karena situasi sekitar dan juga kejiwaan (faktor kegugupan dan ketenangan) sebenarnya yang paling utama pada saat kita berada pada saat itu, jadi segera putuskan untuk menyelamatkan jiwa Anda.